𝐵𝑒𝓇𝓈𝒶𝓂𝒶𝓂𝓊 𝒦𝑒𝓁𝒶𝓃𝑔𝒾𝓉𝓅𝓊𝓃 𝐵𝒾𝓈𝒶

𝘒𝘦𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘫𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘵𝘢𝘩𝘶𝘪 𝘬𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘢𝘸𝘢𝘭 𝘥𝘢𝘯 𝘢𝘩𝘪𝘳 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪, 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘶𝘫𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘵𝘢.

Kesempurnaan

kesempurnaankebahagian banyak di cari semua orang, semua mengelu elukan namanya kebahagiaan.

fatih

Kebahagiaan hanya bersifat sementara,disaat bahagia itu datang bisa melupakan segalanya.disaat datangnya kedukaan kebahagiaan itu akan lenyap begtu saja.

Disinilah arti kebahagiaan serasa tak berarti dan bukan segalanya.
Akan tetapi arti sempurnasangat di lupakan.

Kebahagiakan bukanlah segalanya tetapi segalanya adalah kesempurnaan.
Tak ada manusia yang sempura "no body pefect".siapakah yang membuat manusia tak sempura?
Jawabanya adalah manusia itu sendiri yang membuat tak sempurna.

Kita bisa merasakan kita pasti pernah bahagia menurut kita dan menurut orang laen.tetapi kebahagiaan itu bisa hilang suatu saat.
Semua orang berhak bahagia entah itu kebahagiaan yang di berikan orang laen atau kita sendiri berusaha bahagia.akan tetapi kesempurnaan hanya kita sendirah yang mencari.

Kesempurnaan adalah segalanya bukan hanya kebahagian yang sementara.

Kesempurnaan lahir dari diri sendiri,dari usaha sendiri,dari pengalaman hidup sendiri.dia akan kekal abadi selamanya.

tak ada manusia yang sempurna,sebenarnya manusia terlahir sempurna dari ciptaaNya.manusia itu sendirilah yang membuat tak sempurna.

Umur dan Beban Hidup

fatih


Umur dan beban hidupUmur adalah waktu untuk mencapai suatu tujuan hidup.Suatu tujuan hidup pastinya akan diiringi dengan ujian hidup.

Dalam kehidupan ini berjalanya waktu selalu ada suka dan duka yang selalu ada,adalah mustahil sekali dalam kehidupan ini kalau tidak ada suatu masalah.
Dalam suatu masalah kita hanya bisa berharap mudahan setelah ini masalah sedikit ringan dan berharap tak ada masalah selanjutnya.

Tetapi dalam kenyataan masalah selalu datang silih berganti tanpa henti,sampai sampai hatipun mengatakan "sungguh malangnya aku ini".

Ketika masalah yang menyebabkan kedukaan itu hilang berganti dengan kebahagiaan,dengan busung dada tak terasa mengatakan "ini semua karena usahaku":

Umur dan masalah adalah sejalan seiiring,makin berumur makin banyak beban,
Hari ini lebih ringan tanggungjwabnya dibanding esuk hari.
selalu care dengan persiapan masalah atau beban yang akan datang mengakibatkan seseorang bersifat pelit.
Selalu masa bodoh dengan esuk hari yang pada dasarnya makin berumur makin banyak beban,mengakibatkan penyesalan

Tetapi bertambahnya umur pasti bertambah beban hidup.
kesabaran dalam menghadapi semua berbuah keihklasan.
Sabar dalam artian mungkin Allah sedang menguji kita.
Tetapi sebenarnya bukan ujiantetapi Jalan.

Tekat Bulat Berbuah Penyesalan

fatih


tekat bulat berbuah penyesalanSebuah tekat yang sudah bulat tak selamanya berbuah keberhasilan dan kebahagian,terkadang berbuah penyesalan.

DiAlam ini pasti ada masanya,seiring berjalanya waktu sekarang tentu beda dengan apa yang di hadapi esuk hari.

Saat ini boleh kita menetapkan hati dan bertekad untuk suatu tujuan,dari suatu pemahaman,ajaran, ataupun,petunjuk yang didapat.seiring berjalanya waktu dan keadaan,tekad bulat yang diawal akan diuji suatu kenytaan pada masa kini.
Yang tentu tidak sama dengan keadaan saat saat mencetuskan sebuah tekad.

Disinilah ujian yang menjadi jalan dari tekad itu akan diuji.yang terkadang tekad itu berbuah penyesalan.
Suatu contoh
  • si fulan setelah mengetahui ilmu sedekah, maka seketika itu hartanya di habiskan.pas tiba masanya si fulan tidak punya apa apa lagi,dia jadi terhina karenanya.dia menyesal mengapa hartanya di habiskan.
  • Si fulan memilih pasangan hidupnya dan bertekad untuk itu,setelah di ketahui sifat aslinya sifulan menyesal dan ahirnya pisah.
Dari contoh diatas bisa diketahui bahwa manusia selalu akan dihadapkan suatu keadaan dari masa ke masa. Manusia diberi akal untuk berfikir dan membedakan mana baek dan buruk manusia diberi hati yang selalu bergantung dirasa. Bersatunya akal dan hati untuk suatu tekad bulat akan menghasilkan suatu keihklasan. Apabila suatu tekad hanya berdasarkan hati (rasa,perasaan) tanpa di barengi dengan akal, atau sebaliknya,tekad yang sudah bulat akan berbuah penyesalan.

Penyesalan lebih menyakitkan daripada kegagalan.
~

mempertahankan iman

fatih
memperthankan imanDiawal tahun 2012 ini kumencoba mengingati akan hancurnya iman dan beratnya mengembalikan keimanan

Iman artinya percaya kepada tuhan semesta Alam,dikatakan orang beriman ialah apabila bisa melakukan kebaikan.
Begtu juga dengan sebaliknya orang tak beriman adalah orang yang tidak pernah baik dalam hidupnya.

Ketika sekian lama memperthankan keimanan dengan melakukan kebaikan.diuji dengan keadaan ahirnya iman itu di nomor duakan saat itu juga sadar atau tidak sadar iman hancur.

Disaat kehancuran iman itu dengan berjalanya waktu maka kata sadar akan kesalahan dan keinginan bertobat itu ada, maka amatlah susah mengembalikan keimanan,

Bukan sekedar membalikan telapak tangan kembali kejalan yang lurus,dan bukan tidak mustahi bisa kembali, tetapi hati selalu diingatkan akan kenikmatan saat saat lupa akan iman itu,karena apabila sudah melupakan iman maka pintu kesenangan akan di buka.
Tetapi iman itu seperti penjara dan hidup diatas pucuk jarum.

Tentunya sangat sulit meninggalkan kenikmatan itu dan kembali kepada iman yang penuh dengan kesengsaraan.

Sebuah prinsip boleh mengatakan akan kembali ke jalan yang lurus,tetapi pengalaman pengalaman kenikmatan disaat meninggalkan iman akan terasa berat untuk kembali ke iman, dan hatipun sudah susah ditundukan lagi,bukan tidak bisa tetapi susah.

Arti semua ini adalah selalu menjaga iman dengan melakukan kebaikan itu akan lebih mulus jalannya daripada mencoba coba meninggalkan iman dengan harapan bisa bertobat lagi.

Laen halnya dengan orang yang baru sadar akan kesalahannya itu salah dan insyaf akan jalanya itu salah lebih mudah bertobat ketimbang yang sudah tau hukum tetapi melanggar hukum tersebut.

Banyak bukti sudah orang yang dulunya imanya kuat di hadapkan oleh keadaan,kata insafpun susah didapat.andaipun insaf mungkin sudah telat waktunya karena dia sudah tau hukum.
Berbeda dengan yang tidak tau apa apa ahirnya insaf dia, akan lebih mudah karena mengetahui bahwa jalanya yang dulu adalah salah.

Mempertahankan lebih susah daripda merebut.mungkin itu kata kata yang tepat untuk ini.

Bukan orang tak pernah salah,tetapi bagaimana dia sadar akan kesalahan tidak berlarut larut.

Pengalaman akan mengalahkan sebuah pelajaran.
Pengalaman menikmati kenikmatan dari pintu lupa akan iman akan melupakan ajaran tentang keimanan.

semoga selalu bisa menjaga iman
Amin
~
Back To Top