𝐵𝑒𝓇𝓈𝒶𝓂𝒶𝓂𝓊 𝒦𝑒𝓁𝒶𝓃𝑔𝒾𝓉𝓅𝓊𝓃 𝐵𝒾𝓈𝒶

𝘒𝘦𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘫𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘵𝘢𝘩𝘶𝘪 𝘬𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘢𝘸𝘢𝘭 𝘥𝘢𝘯 𝘢𝘩𝘪𝘳 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪, 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘶𝘫𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘵𝘢.

Perjalanan Singkatku

Adalah anak ke tiga dari lima bersaudara dari Bapak samijo dan ibu Jeminem,, di lahirkan di Banyuwangi 20 -mei-1979, disebuah desa yang jaraknya +/-30km dari kota banyuwangi,

RiwAyat pendidikanku hanya lulus SLTA,aku sangat bersukur sekali bisa lulus walaupun Hanya SLTA, karena begitu berat pengorbanan orang tuaku sampai bisa meluluskan SLTA,dengan jarak +/- 4 km menggayung sepeda ontel untuk berangkat ke sekolah, nyatanya dari beberapa temen sebaya ku hanya sebagian kecil dari mereka yang bisa tamat sampe SLTA.
Orang tuaku hanya sebagi petani, dan ibu hanya pedagang tempe di pasar.

  • Silsilah


    1. Dari bapak=NM bin samijo bin kromo antar bin murtawi bin onggo warsito bin gagak baning.

    2. dar ibu=jeminem binti mad tunggal.
    NM itu sebenarnya pada waktu lahir di beri nama oleh bapak yaitu NM, entah mengapa waktu sekolah jadilah NM
  • Pendidikan


    Pendidikan hanya sampai jenjang SLTA,tepatnya di SMU N 1 PURWOHARJO,
    SMP N 1 CLURING,
    SD N SEMBULUNG 3,
    tak terlupa masa masa terindah di TK DARMA WANITA.

  • Hikayat


    Setelah tamat SMU,ku ingin merantau ke suatu daerah yang ingin membaiki kehidupanku,karena tidak ada jalan lagi mau kuliah karena kurang informasi dan memikirkan keadaan orang tua.

    Maka saya putuskan untuk pergi ke Bali, maka disitu kumenemukan kerjaan selama dua bulan,satu bulan di sebuah toko arshop.dan satu bulan di warung makan,pada bulan sekitar awal agustus tahun 2000,saya pulang ke banyuwangi,

    Sesampai di banyuwangi terpikir di benaku pergi kekalimantan, dan ku telepon kakak pertamku Setiyono untuk menyusul. Ku diperkenankan untuk kekatim pada hari minggu sekitar pertengahan bulan agustus tahun 2000.

    Niat hati ingin bekerja di katim, tetapi dari kaltimlah kudipertemukan sosok orang tua yaitu Abah Rusli bin Amir beliaulah yang selalu mencontohlan dan mengajarkan tentang "rahman rahim".

    Sepeninggalan Abah rusli 25 desember 2004,ku di bawa ke kutai tmur tepatnya di Sangatta oleh Bpak dodik armediyanto beliau adalah seorang milter pada waktu itu berpangkat kapten.

    Di sangatta ku disuruh belajar di bengkel untuk beberapa bulan walaupun ahirnya kandas gak bisa montir dan di tawarinlah pekerjaan SATPAM, di perusahan tambang PT,kPC.

    Masuk SATPAM pada maret 2006,pendidikan DIKSAR SATPAM pada tahun yang sama di bulan mei,dan bekerja sampai sekarang ku menulis blog ini.

    Dari kisah inilah sampai ku menulis blog inilah sayangnya ku belom menikah,mudahan Tahun ini ku bisa memikirkan melengkapi hidupku yaitu pendamping.


  • Prinsip Orang tua


    Bapak
    1. Aku yakin anak anaku pasti menjadi anak yang baek karena aku (bapak),selama ini menjaga apa yang aku makan adalah barang halal

    Ibu
    1. Yaudah tidak apa apa inilah lakonku,artinya inilah yang aku jalani (sabar)

Back To Top