𝐵𝑒𝓇𝓈𝒶𝓂𝒶𝓂𝓊 𝒦𝑒𝓁𝒶𝓃𝑔𝒾𝓉𝓅𝓊𝓃 𝐵𝒾𝓈𝒶

𝘒𝘦𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘫𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘵𝘢𝘩𝘶𝘪 𝘬𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘢𝘸𝘢𝘭 𝘥𝘢𝘯 𝘢𝘩𝘪𝘳 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪, 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘶𝘫𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘵𝘢.

Super Blue Blood Moon

Pada tanggal 31 januari 2018 beterpatan dengan tanggal 15 jumadil awal 1439 H,terjadi fenomena alam yaitu supermoon,yaitu super blue blood moon atau bulan kemerahan. terjadi dalam periode 152 tahun sekali,yaitu jarak antara Bulan dan Bumi paling dekat atau Pariage.

Sambil menikmati pemandangan bersama istri tercinta di folder sangata berharap bisa melihat fenomena alam ini sedikit kecewa karena tertutup mendung,dan Rembulan sedikit malu-malu

Jam 20.25 witta,
sesekali terlihat disela-sela mendung tetapi terlihat begitu mempesona,

Jam 20.30 witta,
Bulan tertutup oleh mendung,sampai tak terlihat sama sekali

Jam 20.47 witta,
sempat terlihat sedikit dari mendung dan warna kemerahan gerhana hampir penuh.



Jam 21.00 witta.
langit Sangata cerah,rembulan sudah berwarna kemerah merahan.




Jam 22.20 witta.
Dari Taman Bersemi (STQ) sangata, Rembulan sudah mulai terlihat seperti bulan sabit, dan gerhana mulai memudar.


Pada jam 23.15 Witta.
Rembulan sudah kembali Normal cerah dan bersinar penuh,selamat jalan Rembulan dan selamat menjalankan tugas muliamu dari gerhana yang menghalangi cahayamu,meski tiada yang Salah atas Gerhana itu.

Gerhana dalam mitos jawa zaman bahula,
"Grahono kuwi Bulane dipangan butho".
bahwa gerhana bulan terjadi karena di makan oleh raksasa.

Maka manusia melantunkan musik-musik untuk mengusir raksasa agar melepaskan rembulan yang di telanya.





Labels: sangatta

Thanks for reading Super Blue Blood Moon. Please share...!

0 Comment for "Super Blue Blood Moon"

Back To Top