𝐵𝑒𝓇𝓈𝒶𝓂𝒶𝓂𝓊 𝒦𝑒𝓁𝒶𝓃𝑔𝒾𝓉𝓅𝓊𝓃 𝐵𝒾𝓈𝒶

𝘒𝘦𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘫𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘵𝘢𝘩𝘶𝘪 𝘬𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘢𝘸𝘢𝘭 𝘥𝘢𝘯 𝘢𝘩𝘪𝘳 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪, 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘶𝘫𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘵𝘢.

Tulisan Yang Tertinggal Pemimpin dan Pemimpi


Pemimpi dan Pemimpin

pemimpi hanya menjual misi dan visi yang sebatas rancangan,dia sendiri belum melakukan tindakan apa-apa,hanya mengira-ngira.

seorang pemimpi bekerja di balik meja, orang lain atau bawahanya yang disuruh bejuang,kalaupun berhasil atas nama dia,kalaupun gagal dilimpahkan ke orang lain atau bawahanya.

Pemimpi seperti ini bekerja dengan pamrih,memperhitungan untung dan rugi hanya untuk dirinya,mengharap namanya akan di kenang disuatu masa tanpa harus berjuang.

Bekerja hanya sebatas untuk dipuji,tidak memperdulikan nasib bawahanya atau yang di pimpin,penjilat dan tebar pesona.

Pemimpi selalu meminta perlindungan,pertolongan tanpa kemandirian.

pemimpin adalah seorang yang ahli di bidangnya, tau tanggung jawab,berkorban demi bawahanya dan yang dipimpinya tanpa memperdulikan untung dan rugi.

Pemimpin mempunya visi dan misi yang pernah dia ketahui,tidak bingung jika terjadi suatu masalah,tidak mencari korban yang harus di persalahkan,dia yang bertanggung jawab untuk semua yang dilakukan anak buahnya atau yang dipimpinya.

Pemimpin berjiwa ksatria,bahkan rela mati demi yang dipimpinya,yang salah dikatakan salah yang benar di katakan benar,memberi naungan kepada yang dipimpin.

Peminpin ataupun pemimpi akan diikuti oleh yang di bawahinya,seorang pemimpin yang baik akan diikuti oleh anak buahnya, begitu juga seorang pemimpi akan diikuti juga oleh yang di bawahinya.

Ketika suatu kelompok ada pemipi dan pemimpin berseberangan pastinya akan berebut pengaruh untuk mendapatkan legimitasi seorang yang berkuasa.

Suatu Negeri yang berkuasa di pilih oleh rakyatnya,seperti itulah mental rakyatnya  yang telah di memilihnya.

Suatu badan usaha yang mempunyai seorang berkuasa yang di tunjuk pemilik badan usaha,seperti penguasa itulah yang menjadi gambaran pemiliknya.

Bahkan keluarga yang memiliki seorang kepala keluarga,seperti sang kepala keluarga itulah prilaku keluarganya.

Karena seorang berkuasa pastinya akan diikuti baik budi dan prilakunya oleh bawahanya.

Kalaupun penguasa yang tidak diikuti oleh bawahnya pastinya tidak serasi dan harmonis.

Seorang yang baik jika di kumpulkam dengan orang yang tidak baik,pastinya ada penolakan begitu sebaliknya.

Seorang yang buruk perangainya jika di kumpulkan dengan yang buruk perangainya pula akan serasi dan seimbang.

Maka serorang pemimpin yang dominan akan menguasainya mengarahkan dan memberi contoh yang baik.

Dan diri sendirilah sebenarnya pemimpi atau pemimpin itu.

Badan Penyangga Nyawa

Dalam pribahasa jawa,"Rogo Nyonggo Nyowo",atau Badan Penyangga Nyawa.

Raga dan Nyawa (jiwa) suatu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan ini,ketika salah satunya tiada maka kehidupan ini akan berhenti.

Ketika raganya ada tetapi nyawanya tidak ada, tidak ubahnya seperti kayu kering lapuk yang mengalami daur ulang alam ini.

Ketika Nyawanya ada raganya tiada maka bukan kehidupan namanya.

Didalam raga yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

kutipan ini mengisaratkan betapa pentingnya kesehatan itu,ketika sakit melanda maka jiwanya akan lemah,jangankan memikirkan orang lain memikirkan dirinya sendiri pun sulit.

Disaat Jiwa yang kuat akan menopang Raga yang lemah ini,terikut kuat dengan jiwanya,berbesar hati dan sabar.

Dua unsur kehidupan di dunia ini harus tetaplah di jaga.
kesehatan badan serta kesehatan mental (jiwa),selagi masih ada waktu.

Ketika masih Raganya sehat,jiwanya haruslah bersih,ketika raganya sakit karena sifat alam jiwanya makin kuat dan tiada kesengsaraan yang ditimbulkan.

Suguh sulit mencapai kehidupan seperti ini,dengan tidak meninggikan atau merendahkan salah satunya dan semua akan bergulir seperti kincir angin, satu sisi berhenti dan didorong oleh satu sisi yang lain agar terus berputar,ketika satu sisi rusak atau hancur maka kincir angin itu terhenti meski angin kencang.dan berahir atau hancurlah kehidupan ini.

Berahirnya kehidupan ini karena Jiwaanya (nyawa) tidak lagi di topang oleh sang raga, seperti inilah sifat alam itu.

Tulisan Yang Tertinggal Obrolan Kapan Kawin



kapan nikah?
Obrolan ini sangat terasa bagi yang pemuda pemudi yang sudah berkecupan atau dianggap mampu untuk menikah.

Pertanyaan itu ada yang menjadi beban ada juga yang menjadi motivasi tergantung kondisi perasaan masing-masing.

Sangat menyakitkan kalau pertanyaan itu di lontarkan kepada seseorang yg sudah cukup umur tetapi belum ada keputusan , dan membuat motivasi yang sudah punya keputusan dan masih tergolong muda.

Beragam jawaban dari kaum laki-laki tentang menikah yang menjadi bahan untuk mencadain yang belum menikah.
*** OnlyForTheAdam***

#Ujian hidup itu baru terasa setelah Menikah,bukan pada waktu tahap perkenalan

#Menikah itu nikmatnya hanya 10 persen, yang 90 persen nikmat sekali.

#carilah wanita yang bisa di jadikan pembantu.

#Belum ketemu jodoh.

#Jodohnya sudah mati.

#Wanita cantik tidak bisa memasak,mencuci,

#Yang penting kaya.

#cari yang kaya,cantik,setia,alim lagi.

#Belum ada ke cocokan.

#Sudah mengurus ke KUA tetapi di tolak ,karena saratnya kurang. (nama istrinya belum tercantum)

#Mau tidak mau,(kecelakaan)

#Daripada keduluan nilkahnya mantan.

#Terlu pilih-pilih.

#Jangan cantik-cantik mencari jodoh,yang penting pantas di bawa keundangan.

#Cari yang bisa nengaji,untuk mendidik anaknya.(bapaknya?)

Berbagai jawaban sebagai candaan diatas hanyalah sebuah Imajinasi kaum lelaki,bukan keadaan sebenarnya.

Semua tergantung ada Tujuan hidup masing-masing.
Yang Terbaik Adalah Yang Sekarang Yang Menjadi Hak dan Kewajibamu.

Tulisan Yang Tertinggal Sebuah Gambaran



Kalau di sebutkan dari gambar-gambar diatas itu kita manusia pasti tahu itu,kucing,beruang,harimau. Ada yang teselip di bawah mungkin semut.

Kelebihan manusia yaitu di beri kelebihan oleh Tuhan yaitu akal.

Coba kita cek apa benar manusia di beri akal di banding nama-nama binatang yang kita sebut tadi.

1.Manusia bisa menyebutkan namanya sendiri tahu biodatanya,siapa bapaknya,siapa ibunya,dan dimana dia lahir.

2.Karena manusia tahu siapa dirinya,maka dia secara otomatis mencari kebenaran adanya Tuhanya,menyebah siapa,siapa yang diikuti,siapa yang di hormati dll.

Bandingkan dengan Binatang.

1.kita bisa menyebut itu kucing,si kucingpun bahkan tidak pernah tahu kalau dirinya adalah kucing,yang dia tahu dia punya cakar,taring,otot kuat,dan lari dengan kencang.

Sapi yang tidak mempunyai taring dan cakar dia tidak bakalan makan daging seperti singga.

Sewaktu masih bayi,singa tahu siapa induknya yang menyusui dan mencarikan makan,sewaktu dia sudah sempurna taring dan cakarnya bahkan dia tidak tahu kalau dia punya induk.

Singa yang diadopsi oleh kebun binatang tidak akan pernah mencari induknya,setelah dia tumbuh cakar dan taringnya dengan sempurna, penjaga singa harus berhati-hati,salah-salah jadi mangsanya.

Karena hidupnya singa hanya bermodal cakar dan taring,semua pesoalan harus di selesaikan dengan cakar dan taring entah dia merebut atau mencari sendiri buruan yang penting kenyang,tidak ada aturan khusus yang terpenting cakar dan taring kuat dialah yang benar.

Induk singa tahu anaknya disusui dan di carikan makan hanya berdasar Naluri bahasa mudahnya insting atau prilaku dan reaksi berdasar kepada rangsangan tertentu yang tidak perlu dipelajari tetapi sudah ada sejak lahir.

Nah tuh yang berprilaku dan bereaksi hanya berdasar rangsangan tertentu tidak menggunakan Akal, itu sama seperti binatang.

Ada yang menyebutkan Manusia itu adalah binatang berakal,karena sifat binatang ada dalam diri manusia juga, tetapi manusia di beri akal untuk membedakan mana yang baik dan buruk.

Manusia dan binatang sama-sama mempunyai Naluri atau Insting,tetapi hanya manusia yang bisa membedakan Baik dan Buruk,siapa pun dia yang tidak bisa membedakan Baik dan Buruk Sama saja seperti binatang karena hanya berdasar Naluri atau Insting atau Rangsangan tertentu.

Ada rangsangan sakit,balas
Ada rangsangan di untungkan,tunduk.
Ada rangsangan rugi,kabur.

Berbuat Baiklah untuk membedakan antara dirimu dan binatang.

Tugas Pokok dan Fungsi Satpam dalam Berprofesi

Anggota Satpam Saat Apel

Untuk menjadi satpam syarat utama adalah mengikuti pelatihan dasar yang dilaksanakan oleh Polda  yang awalnya
Tiga bulan, berubah menjadi satu bulan sampai kini entah mengapa menjadi dua minggu saja sudah mendapatkan sertifikat Gada Pratama?.

Pendidikan satpam yang awalnya di laksanakan di SPN atau Sekolah Polisi Negara, sekarang cukup di laksanakan semacam perusahan pelatihan swasta yang menjadi  dua minggu lama pendidikan, meskipun pelatihanya di datangkan dari Polda atau Polres.

Setelah melalui pendidikan dasar maka anggota satpam memiliki sertifikat pendidikan yang menjadi modal  dasar untuk ikut bergabung di SATPAM resmi, yang  memiliki Kartun Tanda Anggota dan Kartu Izin Penggunaan Senjata Tajam yang di keluarkan oleh Polda.

Untuk mengikuti pendidikan atau latihan dasar Satpam ini bisa mendaftar secara pribadi atau kolektif pada perusahaan tempat kita bekerja.

Pendidikan Satpam ada 3 jenjang yaitu:
  1. Gada Pratama
  2. Gada Madya
  3. Gada Utama.
Gada Pratama adalah pendidikan  dasar, gada madya biasanya di peruntukan untuk supervisi atau komandan regu, dan gada utama diperuntukan untuk sekelas manajer di perusahaaan jasa keamanan.

Ketiga jenjang pendidikan itu bisa di lihat di Pin atau emblem yang di pakai oleh anggota satpam sebagai lambang kewenangan terbatas yang di miliki oleh Satpam.

Kebutuhan pendidikan kelanjutan ini tergantung dari. kebutuhan perusahaan masing-masing.

Satpam ini adalah adiknya Polisi kepanjang tanganan unsur kepolisian, setiap kegiatanya banyak berhubungan dengan kepolisian, yang memiliki kewenangan terbatas yaitu sebatas lingkungan kerja maka pendidikan satpam itu penting  karena Satpam bukanlah gerombolan preman.

Satpam adalah kepanjang tanganan kepolisian  melalui SKEP/ 126/XII/1980 Tanggal 30 Desember 
Maka tanggal itulah dijadikan hari Ulang Tahun Satpam.

  • Tugas Pokok Satpam
Menyelenggarakan keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja.
  • Fungsi Satpam
Fungsi satpam adalah melindungi dan mengayomi lingkungan/ tempat kerjanya dari gangguan keamanan, serta menegakan peraturan dan tata tertib yang berlaku di lingkungan kerjanya.
  • Peranan Satpam
Sebagaai unsur pembantu pimpinan/ organisasi/lembaga/ instansi/ perusahaan.

Suka Dan Duka Menjadi Satpam

Moto Satpam adalah,"Satpam tidak menaikan produksi akan tetapi tanpa Satpam Produksi tidak akan naik"

Mengingat tugas pokok dan fungsi satpam yang luar biasa itu maka perusahaan yang vital selau mengedepankan keamanan dan menghargai profesi Satpam.

Karena Satpam tidak menaikan produksi maka satpam terkadang menjadi karyawan multifungsi, bisa menjadi sopir bahkan lebih dari itupun ada, lebih-lebih Satpam adalah karyawan dengan status out sourching atau kontrak.

Yang dilihat orang pada umumnya Satpam itu adalah pekerjaan tidak mempunyai masa depan, anggapan itu tidak seluruhnya salah, akan tetapi kalau melihat satpam dengan pendidiknya adalah profesi bukan hanya sebatas sebagai karyawan tetapi pengabdian jika masuk pada perusahaan yang tepat.

Pada  ahirnya adalah siapa yang membayar dan untuk apa di bayar.
Meskipun peraturan kepolisian menjadi induk satpam sangat menghargai profesi Satpam tentu berbeda dengan perusahan yang membayarnya, meskipun sebagian besar pimpinan Satpam diperusahaan di ambil dari exs atau pensiunan TNI/ POLRI yang tahu persis tentang aturan pengamanan akan berbeda ketika mempimpin Satpam di perusahaan.

Jika masuk pada perusahaan yang tepat, Satpam adalah sebuah seni bagaimana menghadapi manusia bukan menghadapi sebuah mesin baik karyawan atau masyarakat sekitar perusahaan yang menuntut moral dan etika yang bagus.





Back To Top